WEW

Anisami

Selasa, 25 Agustus 2015

TUGAS PRAKARYA

Papua, propinsi paling timur di Indonesia tenyata juga menyimpan kekayaan batik yang khas. Kekhasan batik papua bisa dilihat dari motif hingga warnanya yang berbeda dari batik asal daerah yang lain. Dibandingkan dengan corak batik dari daerah lainnya di Jawa, batik Papua memiliki perbedaan corak yang cukup mencolok. Motif batik papua banyak menggambarkan keanekaragaman suku juga budaya masyarakat papua. Peninggalan arkeologi yang banyak terdapat di wilayah Papua bisa menjadi sumber inspirasi untuk membangkitkan kreativitas para seniman Papua dalam menghasilkan karya seni bertema etnik.
Soal pemilihan motif batik Papua banyak menggunakan simbol-simbol keramat dan ukiran khas Papua. Cecak atau buaya adalah salah satunya,selain tentu lingkaran-lingkaran besar.
Motif batik Papua yang dikenal masyarakat luas adalah batik motif asmat yaitu simbol patung-patung kayu suku Asmat.Batik ini mempunyai ciri-ciri yang sangat khas. Antara lain, warnanya lebih cokelat dengan campuran warna  tanah dan terakota (merah kecokelat-cokelatan).
Motif lain adalah motif burung cendrawasih, motif kamoro (atau simbol patung berdiri), motif sentani dengan ciri gambar alur batang kayu yang melingkar-lingkar dengan jenis warna hanya satu atau dua warna dan ada pula motif yang divariasi dengan sentuhan garis-garis emas dan dijuluki batik prada.
Batik Papua kini sudah jauh lebih terekspos dibandingkan saat pertama kali muncul pada tahun 1985. Ketika itu pemerintah Indonesia mendapatkan bantuan dari The United Nations Development Programme (UNDP) untuk pemberdayaan kebudayaan di daerah Indonesia timur.  Sekarang peminat batik Papua sudah banyak, tapi harganya masih mahal karena batik Papua kebanyakan adalah batik tulis, bukan cetak.  Harganya antara Rp200.000 sampai Rp 2,25 juta per helai.
Keunikan motif batik Papua membuatnya dilirik banyak orang, mulai dari konsumen lokal hingga internasional. Hal itu dinilai wajar sebab batik Papua tak hanya melambangkan budaya masyarakat sekitar saja tapi juga menorehkan unsur sejarah dan arkeolog di dalamnya. Karenanya, batik khas daerah paling timur Indonesia ini layak dilestarikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar